Banyak Bus AKAP Lintas Sumatera Jawa Mati Ijin Trayek KPS, Pengamat Pelayanan Publik Angkat Bicara

Selatan News, Kabupaten Lahat-

Lintas sumatera di Indonesia adalah salah satu jalan terpanjang di Asia yang mencapai dua ribuan kilometer terbentang dari Aceh hingga ke Lampung. Penggerak roda perekonomian, memperkukuh persatuan dan kesatuan dalam segala aspek yang dimotori oleh moda transportasi darat dalam hal ini Bus bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun Bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP).

Sebagai sebuah produk Kebijakan, moda transportasi darat sebagai motor penggerak roda perekonomian Jalan Lintas Sumatera oleh pemerintah melalui kementerian perhubungan pada Implementasi nya, banyak didapat PO Bus AKAP yang tidak memiliki ijin trayek KPS.

Hal ini disoroti Pengamat Pelayanan Publik, Deddi Fasmadhy, SAP, CHt, CP.NLP temuan dirinya di Lintas Sumatera, di Terminal Kabupaten Lahat beberapa Bus AKAP tidak memiliki ijin trayek KPS. ” KPS ijin trayek Bus AKAP sebagai sebuah produk regulasi harus di patuhi, diadakan oleh PO Bus dan didorong akses kemudahan perijinan KPS terkait oleh Kementerian Perhubungan. Hal ini harus diawasi oleh pihak terkait, baik pemerintah, PO Bus dan Lembaga Swadaya masyarakat pengawasan moda transportasi darat terkait” jelas Deddi

Deddi Fasmadhy menambahkan evaluasi per semester bahkan harusnya per triwulan diperlukan terkait ijin trayek KPS Bus AKAP yang sudah habis dan akan habis. ” Ini produk regulasi , tidak dapat hanya ditolerir dengan dibawah meja” ujar deddi

Deddi Fasmadhy kembali menambahkan Kementerian Perhubungan , Pihak terkait moda transportasi darat, Pengusaha PO Bus harus duduk bersama menyelesaikan masalah ijin trayek KPS Bus AKAP. ” Jangan dianggap sepele, setiap produk regulasi seperti ijin trayek KPS ini ada sanksi hukumannya. Publik butuh kepastian hukum pada faktor faktor pelayanan publik dalam hal ini Moda Transportasi Darat Bus AKAP” pungkas Deddi

Laporan Jurnalis Selatanews

Tinggalkan Balasan