Kades Makartitma Unit Satu, Diduga Ditegur Bupati Karena Bendera Merah Putih

Selatannews.com, Lahat-

Terkait dengan video tersebut kades pun mendapatkan teguran dari Bupati Lahat yang diduga menegur kades tersebut desa Makartitma/diunit satu kecamatan kota lahat, kabupaten lahat Ditegur Pak Bupati Cik Ujang.

Yang lagi hebo divedio Bendera Merah Putih merupakan lambang Negara berkibar,Namun sangat disayangkan bendera merah putih yang terpasang dalam kondisi robek dan kusam di depan kantor Desa Makartitma/diunit satu kecamatan kota lahat, kabupaten lahat dalam kondisi memprihatinkan.
Selasa (4/mei/2021).

Pada hal Berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan Bab VII Ketentuan Pidana Pasal 67 huruf b berbunyi, “Setiap orang yang dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c”. Dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Dan jika dilakukan penghinaan terhadap lambang Negara diatur dalam Pasal 154a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang berbunyi:

“Barang siapa menodai bendera Kebangsaan Republik Indonesia dan Lambang Negara Republik Indonesia, dihukum dengan hukuman penjara selama-lamnya empat tahun atau denda setinggi-tingginya tiga ribu rupiah.”

“Sampean cak mano aku di telpon Bupati lo mas gara2 itu,” ucap kades dalam pesan singkat WHatsapp.

Ia pun mengatakan bahwa sangat heran dilahat kades untuk sabjek berita negativ, yang seolah perkataan kades tersebut diduga menyalahkan media.

“Aku heran di lahat ini kades untuk sabyek berita negatif utk opo mas perkenalan tifam menunjukan kebaikan,” katanya lagi di pesan singkat.
Kamis 5/mei/2021.

atas perintah bupati datang ke rumah.Tutup pak kades dipesan singkat.

(Abdu happy) jurnalis selatannews.

Tinggalkan Balasan