SUSANA COVID 19 DIDUGA SMP N 02 KIKIM TIMUR MEMUNGUT UANG BUKU DAN BAJU

Https://SELATANNEWS 11/02/2021 LAHAT

SUSANA COVID 19 DIDUGA SMP N 02 KIKIM TIMUR MEMUNGUT UANG BUKU DAN BAJU

Ormas GRPK (Gerakan rakyat peduli keadilan) melaporkan SMP negeri 2 kikim timur ke OMBUSMAN provinsi sumatera selatan dengan adanya laporan wali murid disekolah menengah pertama (SMP) negeri 2 kikim timur ,kecamatan kikim timur kabupaten lahat.

1. Diduga ada uang beli BUKU LKS (lembar kerja siswa) Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah)per siswa.

2. Diduga ada uang pemasukan siswa baru,beli baju 3 stel Rp.500.000.-( lima ratus ribu rupiah) perempuan.

3. Diduga ada uang baju laki-laki Rp.300.000.- (tiga ratus ribu rupiah)

4.Diduga ada uang beli buku LKS (lembar kerja siswa) yang diarahkan oleh oknum guru SMP N 2 kikim timur, seharga Rp.10.000 perbuku yang jumlahnya 10 buah buku,total harga ny Rp.100.000,- yang diarahkan oleh ibu berinisial A, ucapan dari murid siswa SMP negeri 2 kikim timur,keawak media selatannews.

Maka hasil dari investigasi monitoring GRPK RI ( gerakan rakyat peduli keadilan) Kabupaten lahat bahwa diduga dalam pelaksanan belajar mengajar di (SMP) negeri 2 kikim timur kabupaten lahat adany dugaan pungli. Berdasarkan kompermsi ketua umum GRPK RI bapak saryono anwar, dikabupaten lahat bahwa disekolah dalam bentuk apa pun dilarang keras memungut dana kepada wali murid dalam bentuk apa pun karena sekolah sudah dianggarkan oleh negara ada dana BOS (biaya oprsional sekolah) yang diatur oleh permendikbud peraturan mentri pendidikan dan kebudayaan Permendikbud Nomor 8 tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler 2020 mengatur tentang:

Penerima dana yaitu SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.
Besaran alokasi dana BOS Reguler yang diberikan kepada Sekolah penerima dihitung berdasarkan besaran satuan biaya dikalikan dengan jumlah peserta didik:
SD sebesar Rp900.000,00 per 1 orang Peserta Didik;
SMP sebesar Rp1.100.000,00 per 1 orang Peserta Didik;
SMA sebesar Rp1.500.000,00 per 1 orang Peserta Didik;
SMK sebesar Rp1.600.000,00 per 1 orang Peserta Didik; dan
SLB sebesar Rp2.000.000,00 per 1 orang Peserta Didik.
Dana digunakan untuk membiayai:
penerimaan peserta didik baru;
pengembangan perpustakaan;
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler;
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran;
administrasi kegiatan sekolah;
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan;
langganan daya dan jasa;
pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah;
penyediaan alat multi media pembelajaran;
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama.
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB; dan/atau
pembayaran honor (paling bayak 50%).
Dalam menggunakan dana BOS Sekolah berwenang menentukan komponen penggunaan dana sesuai kebutuhan.

Lanjut kata ketua ormas grpk-ri apa bila terjadi punggutan sesuai dengan peraturan persiden no 87 tahun 2016 tentang saiber pungli. demi menjunjung tinggi supremasi hukum serta mengedepankan azas praduga tak bersalah dan agar tidak terjadi unsur fitnah.

Kepala Sekolah Smp N 2 kikim timur bapak WINDAWANSYAH yang di konfirmasi melalui via WhatApps nya, sejauh ini pihaknya belum bisa memberikan keterangannya secara resmi, seperti di lansir dari SelatanNews, kamis(11/2/2021). (ABDU HAPPY)

Tinggalkan Balasan