Bangunan SPAL Desa Datar Lebar Pekerja Meminta Diadukan/Laporkan Sampai Kelangit

Selatan,news,7/2/2021.

Pembangunan Siring Penyaluran Air Limba (SPAL) diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) didesa Datar Lebar Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim, bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2020 volume Panjang 220cm,Lebar 40cm, Tinggi 50cm, Pagu 164,362,500,00 tepatnya Dusun dua(2), dan Pelaksana TPK desa Datar Lebar.

Pantauan awak media dilapangan, Senin 4Januari2021, terlihat dari cara pengerjaannya galian Tanah yang di taruh di atas badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan dari cara penyusunan Batu yang langsung ditimpa dengan adukkan pasir dan semen disinyalir tidak mempunyai pondasi untuk menopang susunan batu tersebut yang mana bila tidak mempunyai pondasi bangunan tersebut tidak akan kokoh.

Saat Awak media sedang menjalankan Control dalam pengerjaan tersebut serta menanyakan ke Salah satu pekerja sebut saja Ad-+(30) iya menjawab “kami tidak tahu menahu lebih jelas karena kami sekedar pekerja.tegasnya

Dari jawaban yang di lontarkan Ad tersebut mengundang pertanyaan bagi para awak media yang sedang menjalankan perannya sebagai control sosial

Alasannya tidak mungkin sekali Seorang pekerja yang sedang mengerjakan suatu bangunan bekerja tanpa tahu apa yang sedang iya kerjakan

Selanjutnya kami selaku awak Media kembali meminta Izin Untuk memfoto bangunan tersebut,disaat bersamaan salah seorang yang ada dilokasi pengerjaan bangunan tersebut terlihat menunjukan wajah geramnya alias tidak bersahabat sebut saja Ar-+(40) sambil melontarkan kata-kata pedas kepada awak media “kenapa Mau kalian foto ?Mau kalian apakan foto itu silahkan diadukan(dilaporkan) sampai kelangit sekalian tidak Masalah kami tidak takut pekerjaan ini sudah Benar.katanya

Saat Awak media mengunjungi Kantor Kepala Desa untuk meminta konfirmasi dengan Kepala Desa (Kades) Kebetulan Kepala Desa sedang tidak ada di tempat

Dari Pantauan di lapangan Kantor tersebut terlihat sepi dengan keadaan pintu terbuka,

kemudian awak media mengetuk-ngetuk pintu kantor desa hingga tidak ada Jawaban dari dalam Kantor tersebut seketika awak media ingin masuk kedalam ruangan kantor tersebut awak media terkejut setelah mendapati Sekdes yang sedang tertidur pulas dikursi sambil berbaring pada Saat Jam Kerja,

salah satu awak media terus berusaha membangun kan sekdes dengan terus memanggil-mangilnya akan tetapi sekdes tersebut tidak mendengar hingga awak media meninggalkan kantor tersebut dengan Berharap dapat menjumpai Kades di rumahnya akan tetapi tidak di jumpai juga

Saat Awak media mencoba menghubungi Kades dengan menggunakan WhatsApp Kades Memberikan jawabannya “Saya Sedang berada Di lahat “tutupnya
Laporan,Mun.

Tinggalkan Balasan