ABDEPNAS KABUPATEN LAHAT TIDAK DI AKUI OLEH FORUM FKBPD KABUPATEN LAHAT

Lahat-selatannews keberadaan kepengurusan ABDEPNAS kabupaten lahat tidak di akui oleh forum komunikasi BPD kab lahat di karenakan kepengurusan ABDEPNAS yang baru saja di lantik di gedung pertemuan pemkab lahat didalam pembentukan dan penyusunan pengurus, tanpa ada musyawarah dengan forum FKBPD dan tidak mewakili BPD BPD sekabupaten lahat yang terdiri dari 24 kecamatan, dan 360 desa sedangkan yang hadir dalam pelantikan tersebut hanya ada sebagian kecil antara lain ketua BPD kecamatan peseksu, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Kecamatan Tannjunh Sakti Pumi, Kecamatan Gumay talang, Kecamatan Mulak ulu, dan kecamatan lahat. total BPD yang hadir hanya 34 desa dari 360 desa.

Ketua forum FKBPD sekabupaten lahat satris mansyah menjelaskan ” memang benar ABPEDNAS yang baru di lantik itu tidak mewakili BPD sekabupaten lahat, hanya sekelompok dan beberapa desa dalam beberapa kecamatan yang datang dalam pelantikan tersebut. Saya sebagai ketua FKBPD kabupaten lahat tidak mengakui adanya ABPEDNAS tersebut, yang mana tujuan adanya forum FKBPD untuk menaikan tunjangan kesejahteraan BPD dan tidak ada kepentingan di luar tugas dan fungsi BPD yang di atur dalam permendagri no 110 tahun 2016.” Jelas satris.

Adapun ungkapan penasehat FKBPD Kabupaten lahat bapak Saryono Anwar.S.sos yang seharusnya dalam pelantikan abdepnas harus keterwakilan BPD se-kabupaten lahat minimal 50 persen peles 1 dari 24 kecamtan karena itu asosiasi badan permusyawaratan desa Nasional,bukan perorangan ataupun kelompok jadi harus persetujuan minimal 14 ketua forum kecamtan yang hadir untuk di Lantik baru bisa dikatakan Syah dan memenuhi syarat.(jurnalis abdu happy)

Tinggalkan Balasan