Bismania Deddi Fasmadhy Soroti Diskresi Kewenangan Penyidik Satlantas OKU Timur Terkait Hak Hak Crew Bus Medan Jaya dan Pihak Korban

Selatan News, Martapura OKU Timur-

Kesepakatan perdamaian kasus Laka lantas ringan di Martapura sebulan lalu mulai mendapat titik terang setelah antara para pihak, Bus Medan Jaya dengan Pihak Korban dan Keluarga yang dimediasi Satlantas Polres Oku timur mencapai kesepakatan perdamaian. Hal ini mendapat sorotan oleh Deddi Fasmadhy  Bismania Medan Jaya Nande Kota.

“Saya kira ini respon positif dari pihak penyidik Satlantas Polres Oku timur sebagai mediator dalam laka lantas ringan di Martapura – Baturaja  lintas sumatera” jelas deddi

Deddi yang akrab disebut Seniman Gagal dengan slogan salam kuku hitam ini menambahkan, Penyidik Satlantas Polres OKU Timur memahami tupoksi dan SOP dalam laka lantas ringan antara bus Medan Jaya BK 7873 DO pada 4 Desember 2020 dengan sepeda motor Honda yang dikemudikan Dulkamit warga Martapura.

“Setelah masalah perdata diselesaikan dengan Perdamaian kedua belah pihak sesuai pasal 236 KUHP. Dan pada pasal turunan berikutnya adalah diskresi Kewenangan Penyidik untuk menghentikan Penyidikan Perkara SP3 sesuai aturan hukum” jelas deddi

Seniman gagal ini menambahkan bagaimana perhatian Satlantas Polres OKU Timur, melalui kebijakan ibu Kasat lantas polres OKU Timur, AKP. Chindi Heldika, S.IK dengan memberikan makan minum pada penumpang dan crew bus Medan Jaya di polres OKU Timur saat mengamankan Bus Medan Jaya dari amukan massa yang tidak memahami sebetulnya dari kronologi laka lantas ringan tersebut.

Deddi Fasmadhy yang sempat menggandeng kuasa hukum Herwani , SH dan Associates untuk melobi langkah selanjutnya dari proses perdata Perdamaian antara kedua belah pihak, mendapatkan pencerahan solusi dari Advokat Herwani, SH bahwa pihak penyidik Satlantas Polres OKU Timur terukur dalam merespon kesepakatan perdamaian sesuai peraturan turunan dari UU Kepolisian melalui Peraturan Kepolisian Nomor 15 tahun 2013 , pada pasal 73 , 74 dan 75 serta surat Kapolri bernomor B/ 3022/ XII/ 2009/ DEOPS Mengenai SP3 penyidikan perkara ketika masyarakat sebagai para pihak sepakat berdamai dalam menyelesaikan masalah laka lantas tersebut.

“Saya apresiasi langkah Satlantas Polres OKU Timur dalam memediasi para pihak dan melakukan Diskresi Kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan, ini adalah langkah cerdas dan optimal dari kasat lantas polres OKU Timur, Ibu AKP Chindy Heldika, S.IK untuk mengayomi masyarakat sebagaimana visi dan misi dan strategi Polres OKU Timur” ujar Deddi

Menurut Deddi , besok pagi Bus Medan Jaya akan kembali ke kota Medan. Karena kalau ke Jakarta tentunya akan memakan biaya operasional lebih besar karena harus menyeberang Bakauheni merak yang biayanya tidak sedikit.

Laporan Jurnalis SN

Tinggalkan Balasan