RESAH BANYAK LIMBAH”EMAK EMAK DESA ARAHAN”MINTA SOLUSI KETUA DPP FMPL LAHAT

ARAHAN – Nampaknya limbah batubara yang terjadi di bumi seganti setungguan tak usai surut, seperti yang terjadi di Desa Arahan kecamatan Merapi timur kabupaten Lahat.

Pantauan media ini beberapa ibu ibu yang resah akibat pencemaran lingkungan ini mengundang langsung ketua DPP FMPL LAHAT untuk terjun langsung ke lokasi yang diduga telah terjadi pencemaran lingkungan.

Ketua DPP FMPL Kabupaten Lahat Miguansyah saat dimintai keterangan menjelaskan,benar saya dengan rombongan diajak ibu ibu Merapi timur untuk meninjau langsung lokasi yang diduga tercemar oleh material batubara. Lebih dalam aktivis lintas generasi (ALG) ini pun langsung turun gunung.

” Ya kita sudah cek dibeberapa titik sumur dan SPAL , hasilnya memang kuat tercemar oleh debu Batubara. Namun jelasnya kita butuh tes laboratorium untuk hasil positifnya, sebab saya takutkan ada unsur Hg dan ini bisa memicu kematian terhadap warga”jelasnya.

Ditambahkannya lagi menurut informasi ada beberapa perusahaan yang bongkar muat Batubara di sini diantaranya PT.RUBS,PT.GGB ,PT KALOG dan lainnya, nanti secepatnya kita turunkan pihak terkait untuk investigasi lebih dalam”jelasnya.

Bersamaan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, akibat limbah batubara ini badan jadi gatal gatal, warna air hitam kecoklatan dan berbau,kami berharap pak Miguansyah dapat memberikan solusi bagi kami masyarakat lemah ini”harapnya.

Memang kami warga sini sudah mendapat kompensasi,tapi kompensasi tersebut tidaklah seberapa,kami tetap rugi, kehidupan kami tidak terjamin kalau seperti ini”tambahnya.

Sementara pak Miguansyah mengatakan kami tidak boleh minum air sumur kami sebelum ada tes laboratorium,lalu kami minum air mana lagi, sedangkan sumur BOR yang dijanjikan pihak perusahaan hanyalah mimpi saja”tambah nya lagi.

Sementara itu saat berita ini tayang, pihak perusahaan dan pemerintah setempat belum bisa dihubungi.

(Laporan jurnalis Selatannews.com)

Tinggalkan Balasan