DPRD KABUPATEN LAHAT MENGHAMBAT PROGRAM KERJA LAHAT BERCAHAYA

Http:selatannews.com

Lahat, SelatanNews. Beberapa hari yang lalu masyarakat kabupaten lahat dihebohkan atas sikap para wakilnya di lembaga legislatif Alias DPRD, karena mangkirnya 29 orang dari 40 anggota DPRD kabupaten Lahat pada Sidang Paripurna pembahasan APBD Kabupaten Lahat TA 2021. Dengan absenya 29 Anggota tersebut menyebabkan ditundanya pembahasan APBD Kabupaten lahat TA 2021 karena tidak Qourum sesuai dengan mekanisme dan Tata Tertib DPRD Kabupaten Lahat.

 

Sikap kontra produktif para Anggota DPRD ini menimbulkan banyak spekulasi, dan isue miring di kalangan masyarakat kabupaten lahat, karena sidang paripurna DPRD di biayai oleh Uang Rakyat dan menghabiskan dana jutaan Rupiah.

Tapi tidak berbanding lurus dengan kinerja para anggota legislatif Kabupaten lahat, yang sangat mengecewakan.
Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( RAPBD ) Adalah instrumen dan menjalan kan Roda pembangunan di daerah, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan di dalam pengelolaan Uang Rakyat dalam bentuk program kegiatan.

pemerintah dalam kurun waktu satu tahun yang di bahas oleh Bupati dan DPRD untuk disahkan menjadi Peraturan daerah sebagai Payung Hukum dalam memenuhi hak hak rakyat yang menjadi kewajiban pemerintah yang berpedoman kepada visi misi Bupati lahat memasuki tahun ketiga kepemimpinan Bp Cik Ujang.

Sikap Blunder Anggota dewan ini menimbulkan Reaksi terutama Bagi Ormas GRPK RI Kabupaten Lahat yang di pimpin oleh Saryono Anwar.S sos geram dan Meminta kepada Badan Kehormatan DPRD kabupaten Lahat dan pimpinan Partai Politik Asal Anggota DPRD tersebut untuk memberikan sanksi. Karena apabila ini di biarkan akan mengganggu stabilitas di daerah, artinya sinergitas yang selama ini didengungkan hanya isapan jempol belaka.
Agar masyarakat luas mengetahui kinerja para wakil nya ini dafatr anggota yang tidak menghadiri sidang, untuk kita evaluasi pada pemilu yang akan datang.

Saat berita ini di terbitkan belum ada jawaban konfirmasi melalui jejaring sosial WhatsApp atau pun telp dari pihak pimpinan DPRD dan sekretaris dewan Kabupaten lahat.

(ada apa dengan DPRD kabupaten Lahat ????)

(Ryone)

 

Tinggalkan Balasan