HAMPIR ADU JOTOS MASA AKSI MASYARAKAT DESA GUNUNG KERTO DENGAN POL PP KABUPATEN LAHAT

Lahat, SelatanNews hari ini senin tanggal 02/11/2020 masyarakat desa gunung kerto kembali mengadakan aksi didepan kantor inspektorat yang ke empat kalinya didepan kantor inspektorat kabupaten lahat dengan masa kurang lebih 50 orang terdiri bapak-bapak dan ibu-ibu serta anak muda yang mana aksi di mulai dari pagi jam 09:00 wib sampai dengan jam 4:00 wib.

Dalam aksi tersebut sempat memanas adu mulut dan sudah saling dorong antara masa dan pol PP (hampir caos) karna masa tersebut merasa dipermainkan oleh pihak inspektorat yang mana sudah ada janji akan menemui sesudah makan siang ternyata tidak ada kabar ketika situasi sdh semakin panas irban investigasi khusus bapak Yusri Baru keluar menemui masa yang sudah garang dan beringas sesuai dengan kapasitas nya selaku irban investigasi khusus inspektorat kabupaten lahat menjelaskan saya berterimakasih dengan masyarakat desa gunung kerto sudah menunggu sejak pagi tadi sampai sekarang hasil audit dari kami sudah dilempar kejaksaan ungkapnya.

Bapak antok selaku koordinator aksi mengatakan kami memintak kepastian hukum tentang hasil yang sudah di tetapkan oleh pihak inspektorat tentang adanya dugaan kerugian negara dan dugaan pemalsuan dokumen yang kami maksud dan menuntut keadialan agar penegakan supremasi hukum betul betul ditegakkan dan jangan hanya cuman pengembalian kerugian negara saja harus diproses karena dalam undang- undang nomor 31 tahun 1999 tentang penyelegara negara harus bebas dari korupsi,kolusi serta nipotisme pengembalian kerugian negara tidak menghilangkan pidana.

Adapun ungkapan dari bapak Yusri sebagai kepala Irban investigasi khusus inspektorat mengatakan sudah ada 3 hal temuan yang cukup prinsip Antara lain sudah ada kerugian negara,dan mal administrasi.

didepan kantor inspektorat kabupaten lahat hari ini dikarenakan kami selalu dibohongi terutama tentang tentang hasil audit yang tidak sesuai apa yang kami harapkan kasus didesa kami ,desa gunung kerto kecamatan kikim timur’ Kabupaten lahat jadinya
kami mau mengadu kemana lagi kalau APH saja sudah tidak bisa di percaya (abdu heppy)

Tinggalkan Balasan