INI PENJELASAN M.DARMANSYAH TERKAIT DIRINYA DILAPORKAN KE POLISI

JAKARTA- Adanya pemberitaan terkait dugaan perusakan hutan larangan oleh PT.LPPBJ disalah satu media online dikabupaten Lahat beberapa hari lalu membuat mantan Direktur PT.LPPBJ M.Darmansyah angkat bicara. Dihubungi via telepon M.Darmansyah membantah kalau PT.LPPBJ merusak hutan larangan,Ia mengatakan IUP LPPBJ sangat jauh dengan hutan lindung berkisar -+1 KM” jelasnya.(Jumat 30-10-20)

Kalau hutan liindung berjarak kurang lebih 1 kilo meter, soal hutan larangan saya baru tahu sebab setahu saya ga ada hutan larangan di sana.

Lebih dalam mantan Direktur PT.LPPBJ ini mengatakan kasus yang menyeret saya ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan lingkungan hidup,apa lagi dengan perusakan hutan larangan.PT.LPPBJ bukanlah anak kemarin sore,kita jelas legalitasnya. Lebih lanjut M.Darmansyah melanjutkan saya juga heran,kok tanpa konfirmasi ke saya atau ke kuasa hukum saya tiba tiba ada berita yang kurang baik untuk saya,kan ada kode etik dalam pemberitaan ini sangat tidak profesional terlalu mengarah ke pribadi”tambahnya.

Seterusnya mantan direktur PT.LPPBJ ini menjelaskan,saya juga tidak tahu apa maksud semua ini, Jujur saya tidak paham dengan pemberlakuan saya ,kok saya dituduh merambah/merusak hutan. Silahkan saja,biar hukum yang menentukan” terangnya.

Sebagaimana diketahui dibeberapa media online dikabupaten Lahat memberitakan bahwa PT.LPPBJ merusak hutan larangan,namun berita tersebut tanpa konfirmasi ke M.Darmansyah,selaku terlapor bahkan pengetikan nama pun salah yakni Darmawansyah bukan M.Darmansyah.

Seperti diketahui PT.Lahat Pulau Pinang Bara Jaya merupakan perusahaan penambangan batubara masuk wilayah desa geramat dan Lubuk betung kecamatan Merapi Selatan, dimana perbatasan IUP PT.LPPBJ hanyalah berbatasan dengan perkebunan warga sekitar dan berjarak 1 KM dengan hutan lindung. Semoga pihak berwajib bisa mengungkap kebenaran kasus ini sebab beredar Isyu kasus ini hanyalah bagian dari propaganda kepentingan bisnis semata.

(Laporan jurnalis Selatannews.com)

Tinggalkan Balasan