PERGUB nomor 74 th 2018, di persimpangan jalan, (Retorika dan Realita)

http://selatannews.com/

Lahat-Undang- sabtu,11 Juli 2020 undang no 3 Th 2020 tentang pertambangan mineral dan Batubara, adalah revisi dan penyempurnaan dari UU no 4 th 2009. Karena kegiatan usaha pertambangan mineral dan Batubara mempunyai peranan penting dalam memberikan nilai tambah secara nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Dan pemanfaatan sda ini benar benar untuk kesejahteraan rakyat secara berkeadilan. ( pasal 5 ayat (1), pasal 20 dan pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD RI 1945
Salah satu pertimbangan pemerintah dalam membuat UU ini adalah utk meninjau kembali kembali kewenangan antara pusat dan daerah, perizinan dan dan perlindungan masyarakat yang terdampak, yang selama ini berjalan tidak efektif.
Terkait dengan izin pengangkutan dan penjualan Batubara dalam UU no 3 th 2020 pasal Pasal ayat 13, huruf c.
Dan permen esdm Nomor 26 th 2018.
Gubernur sumatera selatan telah menerbitkan pergub nomor 74, th 2018 tentang izin dan tata cara dan izin, pengangkutan batu bara, melalui jalan umum.


Akan tetapi pergub tersebut mandul, karena di mentahkan oleh kadishub sumsel, nomor 351.2/1151/…. Perihal toleransi, angkutan batu bara melintasi jalan umum. Khususnya di wilayah kabupaten lahat.
Bahkan beberapa waktu yg lalu perwakilan dari 21 perusahaan batu bara di kab Lahat menghadap kepada Gubernur sumatera selatan, kiranya toleransi tsb dapat di perluas, yang selama ini. Hanya berlaku di malam hari saja, utk diberlakukan juga pada siang hari.
Tentunya usulan ini apabila di penuhi disamping telah terjadi pelanggaran thd UU, juga sangat meresahkan masyarakat kab lahat khususnya di wilayah merapi. Tentunya pihak yg ber wenang dalam hal ini. Pemerintah pusat, dapat segera turun tangan menyikapi persoalan ini.

(admin)

Tinggalkan Balasan